JALAN ALAM

Pada keindahan diujung semesta
Aku telah Jatuh sejatuh jatuhnya..
Yang karenanya ku lewati titian demi titian jalan ini
Menjadikanku bak seorang pejalan
Mendorongku, menarikku, menuntunku dan bisa jadi menyesatkanku sewaktu waktu.
Setelah melewati hutan yang rimbun
Dengan segalah riuhnya membawa oftimisme diri,
Akan tetapi ada sunyi dalam hutan yang bisa jadi membuat gelisah
Dan sampailah pada persimpangan
Yang memaksa tubuh dan pikiran beristirahat
Menikmati indahnya senja yang mereka bahagia,
Tapi malam adalah kemestian yang bisa saja menyesatkan.
Menghirup segarnya udara
Tapi tak ayal mencekik pernapasan dan menyesakkan dada.
Menikmati Semilir angin diselah selah pohon yang membelai dengan lembut,
Tapi kadang memaksakan kehendak
menusuk sampai ketulang hingga mati rasa.
Tak ubahnya seperti alam
Kau memberiku nikmatnya hidup tapi dapat menbunuhku sewaktu-waktu
Karena tujuan adalah keniscahyaan
Maka dengan sangat ikhlas harus terlewati.

Comments

Popular Posts