Kau Aku

Ku bilang, hari ini hujan
Kau bilang, kenapa?
Ku bilang, aku mengingatmu
Kau bilang, temui aku dimimpi saja
Ku bilang, aku rindu
Kau bilang, jangan rindu.
Ku bilang, aku ingin memelukmu
Kau bilang, peluk saja gulingmu
Ku bilang, aku sayang
Kau bilang, iya
Kau bilang, pergi
Nyatanya, aku hanya berpura-pura pergi
Kau bilang, berhenti saja
Nyatanya, aku takbisa berhenti
Kau bilang, jangan berharap
Nyatanya, aku hanya berpura-pura tak berharap
Kau bilang, tak perluh menjauh
Nyatanya, kita sendang menciftakan jarak
Kau bilang, kamu bahagia jika aku bahagia
Nyatanya, aku sedang tidak bahagia
Kau bilang dan aku bilang
Nyatanya kita masih di tempat sama
Di meja perjuadian yang Tuhan siapkan untuk kita
Kau dengan hatiku yang telah kau menangkan dan entah telah kau apakan       Sedangkan aku dengan harapanku           Mencoba menyogok Tuhanku dengan doa-doa    
Aku sedang berkonsfirasi dengan Tuhanku
Dan hari ini, Kita masih di sini
Di meja perjudian ini
Entah siapa yang akan membawa pulang kemenangan
Kau atau Aku
Atau mungkin, kita pulang  dengan tak membawa apa-apa
Tak ada yang tahu
Sampai Tuhanku dan Tuhanmu berkata
"Pulang".




😁setelah beberapa lama,  dan  tiba-tiba dapat mukjizat yang tidak jelas. Jadi tulisannya pun tak jelas, karena ternyata penulisnya pun tak pernah Jelas😅

Comments

Popular Posts